top of page
  • TikTok
  • Youtube
ab67616d00001e025df8598b2bb1ad51c0f9a30d.jpeg

Indonesia Manise ft. Marcello Tahitoe, Chicco Jerikho, Ridho Hafiedz, Sandy Canester & Barry Likumahuwa  (2025)

Lagu ini terasa sebagai ungkapan cinta dan kebanggaan terhadap Indonesia. Bukan cuma soal keindahan tempat, tapi tentang bagaimana keberagaman budaya, tanah kelahiran, dan rasa persaudaraan bisa menjadi sesuatu yang menyatukan.

Credits

Lyricist: Minggus Tahitoe

Composer: Joano Kokan

Mixing Engineer: Stephanus Arianto

Bass: Barry Likumahuwa

Guitar (Any Type): Ridho Hafiedz

1900x1900-000000-80-0-0 (1).jpg

Tentang Aku (Remake) ft. Sitha Marino (2025)

Lagu “Tentang Aku” bercerita tentang perjalanan seseorang dalam berdamai dengan masa lalu dan melepaskan kenangan yang pernah menyakitkan. Lewat refleksi tentang waktu, cinta, cita-cita, dan harapan, lagu ini menggambarkan proses untuk bangkit setelah jatuh, berhenti terjebak pada masa lalu, dan kembali melangkah tanpa ragu. Pada akhirnya, “Tentang Aku” menjadi cerita tentang menerima apa yang telah terjadi, menyimpan kisah sebagai bagian dari perjalanan, lalu memilih untuk menyambut hari esok dengan cinta, harapan, dan semangat baru.

Credits

Composer: Joano Kokan

Mastering Engineer: Ivan Gojaya

ab67616d0000b273789eb0670f92590983d6333c.jpeg

Back Again (Maluku Manise) ft. Chicco Jerikho (2025)

Lagu ini adalah ungkapan rindu sekaligus kebanggaan untuk kembali ke Maluku. “Maluku Manise” sendiri berarti Maluku yang manis/indah, dan lagu ini menggambarkan rasa cinta terhadap tanah kelahiran, kampung halaman, budaya, dan orang-orang di sana. Jadi “back again”-nya bukan cuma soal pulang secara fisik, tapi juga seperti kembali merasakan identitas, rumah, dan akar diri sendiri setelah lama pergi.  "Sejauh apa pun beta pergi, Maluku tetap rumah beta.

Credits

Composer: Stephanus Damero & Ode Malik Idrus

Lyricist: Muhammad Iqbal Tawakal & Gilang Iskandar

Beatmaker: Gilang Iskandar

ab67616d0000b273bcb5c13502116ee8ea31502e.jpeg

Ose tau beta ft. K3bi (2023)

Lagu ini bercerita tentang seseorang yang merasa dirinya benar-benar dipahami oleh orang yang dekat dengannya. “Ose tau beta” dalam bahasa Ambon berarti “kamu tahu aku” atau “kamu mengenal diriku,” jadi inti lagunya terasa seperti hubungan yang sudah cukup dalam sampai seseorang nggak perlu menjelaskan dirinya terlalu banyak karena orang itu sudah tahu siapa dirinya, bagaimana perjuangannya, dan apa yang dia rasakan. Lebih personal, intimate, dan heartfelt, dengan nuansa khas Maluku yang kuat.

Credits

Composer: Ode Malik Idrus

Lyricist: Gilang Iskandar & Syafrudin Bugis

Producer: Ode Malik Idrus

images (2).png

Lenso merah ft. K3bi (2023)

Lagu ini adalah perayaan identitas dan kebanggaan orang Maluku. “Lenso merah” sendiri merujuk pada kain/lenso yang punya kaitan kuat dengan budaya Maluku, dan di lagu ini digunakan sebagai simbol kebersamaan, keberanian, serta kecintaan terhadap tanah dan budaya sendiri. Vibenya bukan sekadar tentang lenso secara harfiah, tapi tentang membawa identitas Maluku dengan bangga, merayakan asal-usul, dan menunjukkan bahwa budaya lokal bisa tetap hidup dan keren di tengah kehidupan modern.

Credits

Lyricist: Christian Makatita, Maxi Huwae, Syafrudin Bugis & Gilang Iskandar

Producer: Ode Malik Idrus

1900x1900-000000-80-0-0.jpg

Penagih Hutang ft. Tabitha (2023)

Cerita tentang kehidupan yang penuh tekanan dan konsekuensi, ketika seseorang harus menghadapi “hutang” yang bukan hanya soal uang, tapi juga tentang tanggung jawab, pilihan, dan masalah yang akhirnya harus diselesaikan. Dengan gaya hip-hop yang raw dan khas Maluku, lagu ini menggambarkan realita hidup yang kadang keras, rasa terdesak karena terus dikejar keadaan, sekaligus keberanian untuk menghadapi semuanya. Jadi, “penagih hutang” di sini terasa seperti simbol dari segala sesuatu dalam hidup yang pada akhirnya akan “menagih” kita untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah kita lakukan.

Credits

Composer: Gilang Iskandar

Lyricist: Maxi Huwae, Gilang Iskandar & Christian Makatita

images (18).jpeg

Mare (2023)

Anthem tentang perjuangan, ambisi, identitas, dan kebanggaan sebagai orang Maluku, terutama dalam perjalanan mereka di dunia hip-hop.

Credits

Composer & Lyricist: Agil

Producer: Ode Malik Idrus

bottom of page