Generasi Micin VS Kevin

as Aldo

Bagi Kevin, sekolah adalah tempat yang membosankan. Bagaimana tidak? Teman sekelasnya hanya tiga orang : Bonbon, Dimas, dan Johanna. Hingga tahun akhir sekolahnya, ia tetap menjadi siswa papan tengah. Tidak ada prestasi dan hal lain yang membuatnya menonjol. Terlebih, keluarganya terus bertanya apa tujuan Kevin setelah lulus. Pertanyaan-pertanyaan itu membuat Kevin kesal.

Directed by Fajar Nugros

After Meet You

as Ari

Film ini berkisah tentang Ari merupakan salah satu remaja yang tengah populer di sekolahnya. Selain tampan, Ari juga sudah dikenal sebagai seorang DJ di sekolahnya. Sayangnya, Ari punya sikap yang serba cuek. Permasalahan keluarga membuat dirinya tumbuh menjadi anak yang playboy. Pada satu waktu, Ari ditantang oleh teman-teman sekolahnya, yang juga teman genknya bernama The DAKS untuk menaklukan hati seorang wanita yang tidak pernah suka dengan dirinya. Merasa gejolak remajanya sedang muncul, Ari menerima tantangan tersebut.

Ara, gadis introvert dan pintar di sekolah pun jadi sasaran Ari. Ia memilih Ara, gadis introvert yang cerdas. Dua karakter yang bertolak belakang ini kemudian bertemu dan saling tarik-ulur satu sama lain. Ada satu pertentangan tersendiri di dalam hari Ari melihat Ara yang sebenarnya sudah siap ia permainkan. Namun, beberapa hal terjadi. Salah satunya adalah Azka, teman dekat Ari yang justru sungguh-sungguh mencintai Ari. Suka karena main-main kemudian berubah menjadi serius ketika Ari tersadar bahwa Ara adalah wanita yang mampu mendamaikan hatinya. Namun, luka lama Ari justru terbuka di saat itu. Masa kecilnya adalah salah satu penyebabnya.

Directed by Patrick Effendy

Terlalu Tampan

as Mas Kulin

Selama belasan tahun, Mas Kulin yang terlahir terlalu tampan enggan untuk masuk sekolah regular dan memilih untuk menghabiskan 100 persen hidupnya di rumah. Namun, hal tersebut justru membuat keluarganya, yakni Pak Archewe (Marcelino Lefrandt), Bu Suk (Iis Dahlia), dan Mas Okis (Tarra Budiman) khawatir. Mereka pun sepakat menyusun sebuah skenario yang akhirnya berhasil membuat Mas Kulin setuju untuk menghabiskan tahun terakhir masa SMA-nya di sekolah khusus pria, SMA Horridson.

Ketampanan Mas Kulin yang akhirnya terekspos ke dunia luar mengakibatkan hari-harinya berjalan tidak biasa. Mulai dari membuat guru-guru wanita pingsan, hingga menjadi incaran siswi-siswi di SMA BBM yang tergila-gila akan ketampanannya. Termasuk seorang gadis terlalu cantik yang menjadi primadona di sekolah tersebut, Amanda (Nikita Willy). Namun, di tengah semua itu, Mas Kulin menemukan Kibo (Calvin Jeremy) dan Rere (Rachel Amanda), orang-orang yang membuat Mas Kulin percaya bahwa masih ada orang yang dapat melihat dirinya apa adanya.

Directed by Sabrina Rochelle Kalangie

Ratu Ilmu Hitam

Hanif sejak kecil tinggal dan tumbuh di panti asuhan. Setelah lama meninggalkan panti asuhan tempat dia dahulu dibesarkan, Hanif mengajak Nadya, istrinya serta tiga anaknya untuk berkunjung. Awalnya mereka ingin ke Bali, namun keadaan Pak Bandi, pengasuh panti yang tua dan sakit keras menjadi pertimbangan tersendiri untuk berkunjung. Anton dan Jefri, sahabat lama Hanif yang juga besar di panti turut datang. Mereka membawa istri mereka masing-masing. Baca juga: Sinopsis Countdown, Film Elizabeth Lail yang Rilis Bioskop Hari Ini Panti asuhan tersebut jauh dari kota dan tidak terdeteksi oleh google maps. Selain itu, tempat itu juga jauh dari pemukiman penduduk. Melihat keadaan pak Bandi yang semakin parah membuat mereka ingin menginap. Mereka ingin memberi penghormatan “terakhir” kepada pengasuh masa kecilnya. Malam yang merasa sangka akan menyenangkan dan damai ternyata salah. Satu per satu dari mereka mengalami keganjilan yang mengerikan. Sebagian diteror oleh hal-hal yang paling mereka takuti. Sementara itu, anak-anak mulai melihat penampakan perempuan pincang. Korban mulai berjatuhan. Apabila tidak hilang, maka mati. Ada sesosok yang sepertinya sangat benci dan penuh dendam. Dia ingin semua orang di situ mati. Dahulu memang ada cerita yang cukup mengerikan. Salah satu perempuan pengasuh panti mengalami gangguan kejiwaan. Dia dikurung dalam sebuah kamar. Si perempuan berontak dan berusaha keluar dengan menggedor pintu menggunakan kepalanya. Tujuan keluar gagal, justru kepalanya yang pecah. 

Directed by Kimo Stamboel